Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan PPLHI, Lakukan Kegiatan penanaman pohon.

 Nasional&Daerah, Pertanian&lingkungan

PELALAWAN | Tribunenusantara.Com-Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada 21 November, Yayasan Peduli dan Penyelamatan Lingkungan Hidup Indonesia (YPPLHI) menggelar aksi penanaman pohon di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (21/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk memulihkan kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap urgensi konservasi pohon.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum YPPLHI Suswanto, S.Sos, Sekretaris Umum Pranseda Simanjuntak, SH, Ketua Bidang Investigasi Harris Simanjuntak, Kepala Desa Makmur Suwardi, Sekretaris Desa Dede Suriadi, Babinsa Desa Makmur Sertu Gunawan, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Pelalawan dari Bidang Fungsional Pemulihan Dampak Lingkungan, Tengku Sayid. Dukungan turut diberikan oleh PT Musim Mas dan PT Energi Mega Persada Tbk (EMP Bentu), PT. Guna Dodos, Perkebunan Widuri dan Kepala Desa Air Hitam. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum YPPLHI Suswanto, S. Sos, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan terselenggaranya kegiatan penanaman pohon tersebut.

“Alhamdulillah, kami dari YPPLHI mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Makmur, PT Musim Mas, PT Energi Mega Persada Tbk, PT. Guna Dodos,Perkebunan Widuri,Kepala Desa Air Hitam,Babinsa Desa Makmur, dan Dinas Lingkungan Hidup Pelalawan yang telah mendukung kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Pohon Sedunia,” ujar Suswanto.

Kepala Desa Makmur, Suwardi, juga menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk investasi ekologis yang penting bagi masa depan Desa Makmur.

“Pemerintah Desa Makmur mengucapkan terima kasih kepada YPPLHI atas kegiatan penanaman pohon ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk pemulihan iklim dan peningkatan kualitas lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Dalam aksi penghijauan itu, total 100 batang pohon ditanam, terdiri dari pohon durian, rambutan, trembesi, dan pulai, yang dipilih karena memiliki daya dukung ekologis serta nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga lingkungan, unsur TNI, dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Pelalawan.***

Author: 

Akurat dan Terpercaya

No Responses