Juru bicara KPK Tessa Mahardhika. Foto: Metrotvnews.com/Candra Yuri Nuralam
Jakarta(Tribunenusantara) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor masih dicegah ke luar negeri. Kendati, status tersangka Sahbirin dalam kasus suap tiga proyek di wilayahnya dibatalkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
“Masih berlaku (status pencegahannya),” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto melalui keterangan tertulis, Senin, 18 November 2024.
Status tersangka Sahbirin hilang usai memenangkan praperadilan. Itu, kata Tessa, tidak memengaruhi larangannya ke luar negeri yang telah ditetapkan usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kalsel digelar.
“(Status pencegahannya) tidak berpengaruh (dengan hasil praperadilan),” ujar Tessa.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor. Status tersangka untuknya dalam kasus suap tiga proyek dicabut.
“Menerima dan mengabulkan gugatan praperadilan Sahbirin Noor untuk sebagian,” kata Hakim Tunggal Afrizal Hady di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 12 November 2024.
Majelis memutuskan KPK melakukan tindakan yang sewenang-wenang dalam menetapkan Sahbirin sebagai tersangka. Sprindik yang ada dinyatakan tidak sah.
“Menyatakan Sprindik adalah tidak sah,” ujar majelis.
Redaksi Tribunenusantara.com
Related Posts

Dorong Ekonomi Pemuda Desa Air Emas, Melalui CSR PT. Musim Mas Bantu 10 ekor ternak kambing

Warga Kelurahan Pangkalan Lesung, Keluhkan Tinggi nya, Angka Kriminal yang terjadi.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan PPLHI, Lakukan Kegiatan penanaman pohon.

EMP Bentu Limited Serahkan Bantuan Rp 25 Juta untuk Sukseskan MTQ Tingkat Kecamatan Langgam

Keadilan Humanis: Kejari Pelalawan Terapkan Restorative Justice dalam Kasus Penganiayaan



No Responses